+86 18361448686
No.1188 Jalan Lingkar Kedua Barat, Kota Shengze, Distrik Wujiang, Kota Suzhou, Provinsi Jiangsu, Tiongkok.
Suzhou Hanyun New Material Technology Co., Ltd. berlokasi di Suzhou, basis sutra Tiongkok. Kami adalah Filamen Viscose produsen dan Filamen Viscose pemasok di Tiongkok yang fokus pada pembuatan berbagai produksi benang, R&D dan penjualan, dengan fokus pada serat berkinerja tinggi dan bisnis benang diferensial poliester. Rentang produk utama: serat superhalus; poliester FDY/DTY semi-doff, cerah, doff penuh; benang berwarna; filamen poliester pemutih; serat yang dapat diwarnai kationik; serat tahan api; filamen pulau-laut; benang titik leleh rendah; T400, serat fungsional seperti SSY dan CEY. Spesifikasi produk adalah 15D~300D. Yang terpenting, kami mampu menyesuaikan benang khusus dengan fungsi berbeda sesuai kebutuhan pelanggan. Kami Grosir Filamen Viscose. Serat kimia diferensial kelas atas, bahan tekstil baru, dan kain kami dijual ke lebih dari 80 negara dan wilayah. Kami memiliki lebih dari 200 set mesin puntir dan 9 mesin warping. Seperti peralatan pemintalan POY, mesin texturing, mesin penarik, mesin puntir, dan mesin warping di antaranya.
Sebagai serat buatan yang penting, filamen viscose banyak digunakan dalam tekstil, pakaian dan perabot rumah tangga karena sifatnya yang lembut, halus dan menyerap keringat. Namun proses produksinya yang rumit dan memiliki dampak tertentu terhadap lingkungan, membuat produksi filamen viscose menarik banyak perhatian dalam hal perlindungan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Proses produksi filamen viscose terutama mencakup langkah-langkah seperti pengolahan bahan mentah, persiapan cairan pemintalan, pencetakan pemintalan, dan pasca perawatan. Pertama, selulosa alami (biasanya berasal dari kayu atau kapas) digunakan sebagai bahan mentah, perlakuan basa digunakan untuk menghasilkan selulosa basa, dan kemudian bereaksi dengan karbon disulfida untuk membentuk selulosa yelute. Selanjutnya, selulosa flavourate dilarutkan dalam larutan alkali encer untuk membentuk cairan pemintalan, diekstrusi melalui spinneret dan dibentuk dalam bak pemadatan, dan akhirnya dibuat menjadi filamen viscose melalui proses pasca-pengolahan seperti peregangan, pencucian, dan pengeringan. Meskipun proses ini sudah matang dalam hal teknologi, proses ini melibatkan penggunaan sejumlah besar reagen kimia, terutama zat seperti karbon disulfida dan natrium hidroksida, yang dapat menimbulkan potensi risiko terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.
Dari sudut pandang dampak lingkungan, terdapat beberapa permasalahan yang tidak dapat diabaikan dalam proses produksi filamen viscose. Pertama, air limbah dan gas buang yang dihasilkan selama proses produksi mengandung bahan kimia berbahaya, yang dapat menyebabkan pencemaran sumber air dan udara jika tidak ditangani dengan benar. Kedua, karbon disulfida, sebagai zat organik yang mudah menguap, tidak hanya menimbulkan ancaman bagi kesehatan pekerja, namun juga dapat memperburuk polusi udara. Selain itu, produksi filamen viscose memerlukan sejumlah besar energi dan sumber daya air, yang bertentangan dengan konsep manufaktur ramah lingkungan dan pembangunan berkelanjutan yang saat ini dianut secara global.
Namun, dengan kemajuan teknologi dan peningkatan kesadaran lingkungan, banyak perusahaan mengurangi dampak produksi filamen viscose terhadap lingkungan melalui proses inovatif dan tindakan perlindungan lingkungan. Misalnya, proses produksi loop tertutup digunakan untuk memulihkan dan menggunakan kembali reagen kimia untuk mengurangi emisi air limbah; pengenalan peralatan filtrasi yang efisien dapat mengurangi konsentrasi zat berbahaya dalam gas buang; dan penggunaan energi terbarukan dapat mengurangi jejak karbon dalam proses produksi. Langkah-langkah ini tidak hanya membantu meningkatkan kinerja lingkungan, namun juga meningkatkan daya saing pasar perusahaan.
Perlu disebutkan bahwa beberapa produsen serat terkemuka, seperti Suzhou Hanyun New Materials Technology Co., Ltd., secara aktif menjajaki jalur menuju pembangunan berkelanjutan. Melalui inovasi teknologi dan peningkatan peralatan, mereka tidak hanya mampu memproduksi filamen viscose berkualitas tinggi, namun juga berkomitmen untuk mengurangi konsumsi sumber daya dan pencemaran lingkungan dalam proses produksi. Penekanan pada perlindungan lingkungan ini tidak hanya sejalan dengan tren perkembangan industri tekstil global, namun juga mendapatkan kepercayaan lebih banyak pelanggan terhadap perusahaan.
Meskipun proses produksi filamen viscose rumit dan memiliki dampak tertentu terhadap lingkungan, melalui inovasi teknologi dan langkah-langkah perlindungan lingkungan, permasalahan lingkungan dalam proses produksi secara bertahap diperbaiki. Di masa depan, dengan semakin mempopulerkannya teknologi manufaktur ramah lingkungan, filamen viscose diharapkan dapat menemukan keseimbangan yang lebih baik antara perlindungan lingkungan dan kinerja, sehingga memberikan lebih banyak kemungkinan bagi pengembangan industri tekstil yang berkelanjutan.